
PEKANBARU – Tonggak kepemimpinan baru dalam upaya penguatan mutu dan sinergi pendidikan tinggi kesehatan di Provinsi Riau telah resmi dimulai. Rektor Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA), Assoc. Prof. Dr. Hj. Rifa Yanti, S.Kep., M.Biomed., telah dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Aliansi Perguruan Tinggi Kesehatan (APTKes) Indonesia Wilayah Riau.
Pelantikan ini menjadi momentum strategis yang menyatukan institusi-institusi pendidikan kesehatan swasta di Riau di bawah satu komando advokasi dan kolaborasi. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala LLDIKTI Wilayah XVII yang diwakili oleh Kepala Bagian Umum, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan.
Dalam sambutannya, Rektor IKTA yang akrab disapa Rifa Yanti, menegaskan komitmennya untuk membawa APTKes Wilayah Riau menjadi organisasi yang solid dan berdampak. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan kesehatan saat ini menuntut adanya kolaborasi yang erat, bukan lagi kompetisi.
“Amanah ini adalah panggilan untuk kita semua, para pimpinan perguruan tinggi kesehatan di Riau, untuk bersatu dan menyamakan langkah,” ujar Rifa Yanti. “Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa setiap lulusan yang kita hasilkan tidak hanya kompeten dan profesional, tetapi juga relevan dengan kebutuhan sistem kesehatan di daerah kita. APTKes akan menjadi rumah kita bersama untuk memperjuangkan itu.”
Kehadiran perwakilan dari LLDIKTI dan Dinas Kesehatan dalam acara ini menandakan adanya dukungan kuat dari pemerintah terhadap peran strategis yang akan diemban oleh APTKes Wilayah Riau. Ke depan, organisasi ini diharapkan dapat menjadi mitra kritis pemerintah dalam merumuskan kebijakan, meningkatkan standar akreditasi, serta mengawal implementasi regulasi terbaru di bidang kesehatan.
Dengan kepemimpinan yang baru ini, APTKes Wilayah Riau siap menjalankan misinya untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan memastikan suara kolektif institusi pendidikan kesehatan swasta di Riau didengar di tingkat regional maupun nasional.






