SAMARINDA – Sebuah langkah besar untuk menciptakan sinergi antar penyelenggara pendidikan tinggi kesehatan di Kalimantan Timur telah terwujud. Aliansi Perguruan Tinggi Kesehatan (APTKes) Indonesia secara resmi mengukuhkan susunan Pengurus Wilayah Provinsi Kalimantan Timur untuk masa bakti 2025-2029. Pengukuhan ini menjadi fondasi penting untuk mengharmoniskan potensi lokal dalam rangka memperkuat daerah sekaligus berkontribusi lebih besar bagi agenda kesehatan nasional.
Acara pelantikan Pengurus Wilayah APTKes Indonesia Provinsi Kalimantan Timur periode 2025-2029 dilaksanakan pada 12 Agustus 2025 di Ballroom MJ Institut Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda (ITKES WHS).
Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor: 040/APTKes/Adm-U/SK/VIII/2024, yang diterbitkan di Jakarta pada 01 Agustus 2025 oleh Pengurus Pusat APTKes Indonesia. Kepengurusan baru ini dinahkodai oleh Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, S.Farm, M.Sc sebagai Ketua, , didampingi oleh Dr. Rosdiana, M.Kes sebagai Wakil Ketua , Dr. Khoirul Anam, S.Si., M.Biomed sebagai Sekretaris, dan Hj. Sumiati, SKM., M.Kes sebagai Bendahara.

Sebagai salah satu provinsi dengan dinamika pembangunan paling pesat di Indonesia, Kalimantan Timur menuntut adanya sumber daya manusia kesehatan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu bekerja dalam sebuah ekosistem yang terintegrasi. Tantangan ini tidak dapat dijawab secara parsial oleh masing-masing institusi, melainkan membutuhkan sebuah sinergi yang terkoordinasi. Pembentukan APTKes Wilayah Kaltim bertujuan untuk menjadi katalisator sinergi tersebut, memastikan bahwa lulusan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan lokal yang beragam sekaligus memenuhi standar kompetensi nasional.
“Amanah ini adalah panggilan untuk menciptakan sinergi nyata antar perguruan tinggi kesehatan di Kaltim,” ujar Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, S.Farm, M.Sc, Ketua APTKes Wilayah Kaltim yang baru dikukuhkan. “Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Dengan bersinergi, kita dapat mengharmoniskan kurikulum, berbagi sumber daya, dan pada akhirnya menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul untuk membangun kesehatan di daerah, tetapi juga siap berkontribusi pada agenda kesehatan bangsa.”
Struktur kepengurusan yang komprehensif, mencakup bidang-bidang strategis seperti Tri Dharma Perguruan Tinggi, Sertifikasi, Hukum dan Advokasi, serta Mutu dan Akreditasi, dirancang untuk menjadi mesin penggerak sinergi ini. Dengan tim yang solid dan semangat kolaborasi, APTKes Wilayah Kaltim diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem kesehatan demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur dan kemajuan Indonesia.





