JAKARTA – Menandai sebuah tonggak penting dalam perjalanannya, Aliansi Perguruan Tinggi Kesehatan (APTKes) Indonesia siap menggelar Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) I. Acara strategis ini akan diselenggarakan selama dua hari, pada Selasa hingga Rabu, 16-17 September 2025 , di Grand Sahid Hotel Jakarta. Mengusung tema “Menguatkan Kolaborasi, Menyatukan Langkah Membangun Ekosistem Pendidikan Tinggi Kesehatan yang Berdampak, Unggul dan Adaptif”, Rakernas ini dirancang sebagai forum akbar untuk menyatukan visi dan merumuskan arah perjuangan bersama para pemangku kepentingan utama.

Hari Pertama: Mengupas Tuntas Regulasi dan Konsolidasi Organisasi

Hari pertama Rakernas, Selasa, 16 September 2025, akan menjadi panggung bagi pembahasan isu-isu paling krusial yang dihadapi dunia pendidikan kesehatan saat ini. Setelah dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi, diskusi akan langsung masuk ke jantung permasalahan.

Sesi materi pertama akan diisi oleh paparan dari Kementerian Kesehatan RI (Dirjen SDMK) dengan topik “Uji Kompetensi tenaga Kesehatan, Untuk Menjaga Profesionalitas dalam Memberikan Pelayanan”. Sesi ini diprediksi akan menjadi sorotan utama, mengingat polemik Uji Kompetensi (Ukom) yang tengah hangat. Dilanjutkan dengan perspektif dari legislatif, di mana Komisi IX DPR RI akan membahas “Peran Komisi IX dalam pengawasan pelaksanaan Undang-Undang di Bidang Kesehatan”.

Selain diskusi kebijakan, hari pertama juga menjadi momen penting bagi penguatan internal organisasi dengan dilaksanakannya Pelantikan Pengurus Wilayah APTKes Indonesia. Agenda malam akan diisi dengan pembahasan teknis mengenai regulasi akreditasi terbaru, yaitu “Permendikti Saintek no 39 tahun 2025”, serta Rapat Perumusan Program Kerja yang melibatkan Pengurus Pusat dan Wilayah.

Hari Kedua: Membangun Jembatan Kolaborasi Lintas Sektor

Hari kedua, Rabu, 17 September 2025, didedikasikan untuk membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai lembaga kunci yang membentuk ekosistem pendidikan dan profesi kesehatan. Sesi pagi akan menjadi maraton diskusi yang mempertemukan perguruan tinggi dengan: Kolegium Kesehatan Indonesia, yang akan membahas “Kolaborasi Kolegium dengan Perguruan Tinggi dalam mewujudkan SDM yang berkualitas”, sebuah topik vital sesuai amanat UU Kesehatan terbaru.

  • Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dengan materi “Penguatan Kompetensi SDM Kesehatan melalui sertifikasi Kompetensi menuju Indonesia Kompeten”.
  • Komisi X DPR RI, yang akan memberikan perspektif pengawasan dari sisi Undang-Undang di Bidang Pendidikan.

Rangkaian diskusi akan disempurnakan pada sesi siang dengan paparan dari Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) mengenai perannya dalam transformasi kesehatan nasional. Seluruh rangkaian Rakernas akan ditutup dengan sesi perumusan closing statement dan penutupan resmi, di mana semua masukan dari para narasumber dan peserta diharapkan dapat disintesis menjadi program kerja dan langkah strategis yang solid bagi APTKes Indonesia ke depan.

,


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *